Seminar “From Campus to Startup” Dorong Mahasiswa Kembangkan Jiwa Wirausaha
Purbalingga, 2 Maret 2026 — Lembaga Kerjasama dan Kewirausahaan melalui Pusat Inkubator Bisnis Universitas Perwira Purbalingga menyelenggarakan seminar bisnis bertajuk “From Campus to Startup: Inkubator Jiwa Wirausaha.” Kegiatan ini menghadirkan CEO Nanas~Qu sebagai narasumber yang membagikan pengalaman membangun bisnis berbasis potensi lokal hingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Seminar ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa serta memberikan wawasan mengenai bagaimana ide bisnis dapat berkembang dari lingkungan kampus menjadi sebuah startup yang berkelanjutan.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa Indonesia memiliki kekayaan potensi pertanian lokal yang sangat besar. Potensi tersebut dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah melalui inovasi, pengolahan, dan strategi pemasaran yang tepat. Mahasiswa dinilai memiliki peran penting sebagai agen perubahan yang mampu menciptakan solusi terhadap berbagai permasalahan di masyarakat.
Sebagai studi kasus, disampaikan perjalanan bisnis Nanas~Qu, sebuah brand olahan nanas asal Purbalingga yang didirikan oleh CV. Siwarak Sejahtera Sentosa pada tahun 2016. Berawal dari melimpahnya hasil panen nanas dari petani lokal yang sering mengalami penurunan harga saat panen raya, muncul gagasan untuk mengolah nanas menjadi produk siap konsumsi dengan nilai jual lebih tinggi.
Saat ini Nanas~Qu memproduksi berbagai produk olahan seperti koktail nanas kaleng dan pouch, sari nanas, selai, hingga nanas kering. Produk tersebut telah memiliki berbagai sertifikasi, di antaranya Halal, BPOM, dan HACCP, dengan kapasitas produksi mencapai sekitar 50.000 kaleng per bulan. Produk ini juga terus dikembangkan untuk menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk pasar ekspor.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai inkubator lahirnya startup. Kampus dapat menyediakan ekosistem inovasi melalui riset produk, pelatihan manajemen bisnis, kolaborasi antara dosen dan mahasiswa, serta akses terhadap mentoring dan jejaring investor.
Transformasi dari UMKM menuju startup memerlukan sejumlah langkah strategis, seperti penguatan branding, standarisasi kualitas produk, sertifikasi internasional, serta pemanfaatan digital marketing untuk memperluas pasar. Dengan strategi tersebut, produk lokal memiliki peluang besar untuk bersaing di pasar global.
Melalui kegiatan ini, Universitas Perwira Purbalingga berharap mahasiswa dapat semakin termotivasi untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan dengan memanfaatkan potensi yang ada di sekitar mereka. Mahasiswa didorong untuk berani memulai usaha, mampu menciptakan inovasi, serta memiliki pola pikir “Think Global, Act Local.”
Seminar ini menjadi salah satu upaya Universitas Perwira Purbalingga dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan di lingkungan kampus serta mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, dan siap menjadi founder startup di masa depan.
